SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu - Kantor Imigrasi Bagansiapiapi ANTI S.P.G. (Anti Suap, Pungli dan Gratifikasi)
  • 2 tahun yang lalu - Kantor Imigrasi Bagansiapiapi Siap Melayani Anda!
WAKTU :
Diterbitkan :
Kategori : Berita

Seorang Warga Negara Asing (WNA) Pencari Suaka asal Myanmar berinisial MY yang sebelumnya ditangkap oleh Kantor Imigrasi Bagansiapiapi karena diduga telah melakukan tindak pidana Keimigrasian karena mencoba membuat Paspor Indonesia telah divonis bersalah oleh pengadilan.

Setelah berkas Penyidikan yang dilaksanakan oleh Penyidik Kantor Imigrasi Bagansiapiapi dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan pada 18 Agustus 2022. Kasus ini telah melalui beberapa tahapan persidangan diantaranya sidang pertama pada 5 September 2022 dengan agenda sidang pembacaan dakwaan. Kemudian pada 19 September 2022 sidang pemeriksaan saksi-saksi dan pada 11 Oktober 2022 sidang pemeriksaan saksi tambahan dan saksi ahli.

Akhirnya, dalam sidang pembacaan putusan pada 1 November 2022. Majelis Hakim PN Rokan Hilir dengan Hakim Ketua Erif Erlangga serta Hakim Anggota Aldar Valeri dan Nora memvonis 1 (satu) tahun penjara dan denda 50 (lima puluh) juta rupiah subsider 1 (satu) bulan kurungan kepada MY karena telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Keimigrasian Pasal 126 Huruf c Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian dengan nomor putusan 386/Pid.Sus/2022/PN Rhl. Adapun, terdakwa MY tidak mengajukan keberatan atas putusan tersebut.

Kasus ini berawal dari tertangkapnya terdakwa pada bulan Juni di Kantor Imigrasi Bagansiapiapi saat hendak mengajukan permohonan pembuatan Paspor Indonesia. Terdakwa mengajukan permohonan Paspor menggunakan KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan Surat Nikah yang dikeluarkan instansi terkait. Petugas yang mencurigai terdakwa merupakan orang asing sehingga ketika dilakukan pendalaman, terdakwa mengakui merupakan seorang WNA Pencari Suaka/Pengungsi asal Myanmar pemegang Surat Keterangan Pencari Suaka UNHCR Malaysia.

Atas perbuatannya tersebut, terdakwa telah melakukan tindak pidana Keimigrasian Pasal 126 Huruf c Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, yang berbunyi: “Setiap orang yang dengan sengaja: c. memberikan data yang tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh Dokumen Perjalanan Republik Indonesia bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)”.

SebelumnyaHASIL SURVEI IKM-IPK BULAN JULI 2022
LAKUKAN TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN, WNA PENCARI SUAKA ASAL MYANMAR DIHUKUM PENJARA
Seorang Warga Negara Asing (WNA) Pencari Suaka asal Myanmar berinisial MY yang sebelumnya ditangkap oleh Kantor Imigrasi Bagansiapiapi karena diduga telah melakukan tindak pidana Keimigrasian karena mencoba membuat Paspor Indonesia...
HASIL SURVEI IKM-IPK BULAN JULI 2022
Hai Sobat Mido, Berikut ini adalah hasil Survey yang diisi oleh masyarakat pengguna jasa layanan keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi yaitu Survey Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan...
LAYANAN PRIORITAS
Halo Sobat semua Kali ini Mido mau menyampaikan bahwa di Kantor Imigrasi Bagansiapiapi, Sobat semua tidak perlu khawatir untuk mendapatkan layanan prioritas. Layanan ini merupakan layanan Ramah HAM yang Kantor...
DIDUGA MELAKUKAN TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN, KANIM BAGANSIAPIAPI LAKUKAN PENAHANAN WNA PENCARI SUAKA ASAL MYANMAR
Pekanbaru – Kamis (23/6) Bertempat di Ruangan Press Release Kanim Pekanbaru, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi didampingi oleh Kepala Divisi Keimigrasian dan Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor...
HASIL SURVEI IKM-IPK BULAN MEI 2022
Hai Sobat Mido, Berikut ini adalah hasil Survey yang diisi oleh masyarakat pengguna jasa layanan keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi yaitu Survey Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan...
INOVASI WHATSAPP AUTO REPLY
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi meluncurkan Inovasi Unggulan berupa Whatsapp Auto Reply yang merupakan aplikasi berbalas pesan secara otomatis yang berisi informasi profil kantor, alamat kantor, layanan keimigrasian, paspor,...